
Masterlist Tour'De JAWA—
Masterlist Tour'De JAWA
BANTEN
1. Lebak & Pandeglang
- Alam: TN Ujung Kulon (badak jawa, Pulau Peucang), Pantai Sawarna, Tanjung Lesung
- Sejarah: Museum Multatuli Rangkasbitung (jejak Max Havelaar & tanam paksa)
- Seni–Budaya: Kanekes/Baduy (tradisi Seba Baduy), angklung buhun
- Spiritual: Makam Syekh Mansyur Cikadueun, Batu Qur'an Cibulakan; Sasaka Domas (wilayah Baduy Dalam, terbatas)
- Kuliner: Angeun lada, emping Menes, otak-otak Labuan, gula aren Baduy
2. Serang–Cilegon–Anyer
- Alam: Pantai Anyer–Carita, Pulau Sangiang, Rawa Danau
- Sejarah: Kawasan Banten Lama (Keraton Surosowan, Kaibon, Benteng Speelwijk), Mercusuar Cikoneng Anyer (titik nol Jalan Raya Pos), situs Banten Girang
- Seni–Budaya: Debus Banten
- Spiritual: Masjid Agung Banten & makam Sultan Maulana Hasanuddin, Vihara Avalokitesvara Banten Lama, makam Syekh Asnawi Caringin
- Kuliner: Sate bandeng, rabeg, nasi sumsum
- Restoran legendaris: RM Sari Kuring Cilegon (seafood)
3. Tangerang Raya
- Alam: —
- Sejarah: Pasar Lama & Museum Benteng Heritage (jejak Cina Benteng)
- Seni–Budaya: Budaya Cina Benteng, festival Peh Cun (perahu naga Cisadane), gambang kromong
- Spiritual: Kelenteng Boen Tek Bio, Keramat Solear
- Kuliner: Laksa Tangerang, kecap Benteng SH, kuliner Pasar Lama
- Restoran legendaris: Sate Ayam H. Ishak & Nasi Uduk Encim Sukaria (Pasar Lama)
DKI JAKARTA
4. Jakarta & Kepulauan Seribu
- Alam: Kepulauan Seribu (Pramuka, Tidung, Macan), hutan mangrove PIK–Muara Angke
- Sejarah: Kota Tua (Museum Fatahillah, Bank Indonesia), Pelabuhan Sunda Kelapa, Monas, Museum Nasional, Pulau Onrust
- Seni–Budaya: Setu Babakan (perkampungan budaya Betawi), ondel-ondel & lenong, Taman Ismail Marzuki, TMII
- Spiritual: Istiqlal–Katedral (ikon toleransi), Masjid Luar Batang, makam Mbah Priok, majelis Kwitang, Kelenteng Jin De Yuan (tertua di Jakarta)
- Kuliner: Kerak telor, soto Betawi, gado-gado, nasi uduk Kebon Kacang, kawasan Pecenongan–Sabang
- Cafe Batavia (Kota Tua) — restoran di gedung 1830-an menghadap Taman Fatahillah, interior kolonial paling fotogenik
- Kopi Es Tak Kie (Glodok, sejak 1927) — kedai kopi peranakan tiga generasi di Gang Gloria
- Es Krim Ragusa (Jl. Veteran, sejak 1932) — es krim Italia era kolonial
- Es Krim Baltic (Kramat, sejak 1939) — pabrik es krim jadul yang bertahan
- Restoran Trio (Gondangdia, sejak 1947) — masakan Tionghoa-Kanton tua dengan menu tulisan tangan
- Bakmi Gang Kelinci (Pasar Baru, sejak 1957) — bakmi ayam yang jadi nama jalan lebih terkenal dari jalannya
- Bakmi GM (sejak 1959) — dari kedai Gajah Mada jadi jaringan, pangsit gorengnya ikon
- Soto Betawi H. Ma'ruf (Cikini/TIM, sejak 1940-an) — dinasti soto betawi santan
- Gado-gado Bonbin (Cikini, sejak 1960) — dua generasi di gang yang sama
- Nasi Uduk & Ayam Goreng Zainal Fanani (Kebon Kacang, sejak 1963) — perintis sentra nasi uduk Kebon Kacang
- Sate Kambing H. Ismail (Matraman)* — sate kambing tua langganan lintas zaman
- Sop Kaki Kambing Dudung Roxy — legenda sop kaki Betawi Tanah Abang–Roxy
- Asinan Betawi H. Mansyur (Kamboja, Rawamangun) — asinan sayur kuah kacang sejak 1960-an
- Natrabu Minang (Sabang, sejak 1967) — restoran Padang tua ibu kota
- Sari Bundo (Juanda, sejak 1967) — nasi Padang klasik dekat Istiqlal
- Restoran Angke (Ketapang, sejak 1971) — hakka tua langganan hajatan Tionghoa Jakarta
- Martabak Pecenongan 65A — ikon jalan martabak yang buka sejak 1960-an
- Roti Lauw (sejak 1940-an) — roti gambang Betawi yang masih keliling
- Rumah Makan Betawi H. Nasun (Marunda/Si Pitung)* — kuliner Betawi pesisir
- Laksa & kuliner Pasar Lama Tangerang — deretan kedai peranakan Cina Benteng lintas generasi
JAWA BARAT
5. Bogor Raya & Depok
- Alam: Kebun Raya Bogor, kebun teh Puncak (Gunung Mas), TN Halimun–Salak
- Sejarah: Istana Bogor, Prasasti Batutulis (Pajajaran), Gereja Immanuel Depok (jejak "Belanda Depok")
- Seni–Budaya: Kampung Budaya Sindangbarang
- Spiritual: Pura Parahyangan Agung Jagatkarta (lereng Salak), makam Habib Abdullah al-Attas Empang, petilasan Prabu Siliwangi Gunung Salak
- Kuliner: Asinan Bogor, soto mie, toge goreng, doclang, roti unyil
- Restoran Bogor Permai (Jl. Sudirman, sejak 1963) — restoran & bakery tua kebanggaan Bogor
- Soto Kuning Pak Yusup (Suryakencana) — rujukan soto kuning Suryakencana
- Asinan Sedap Gedung Dalam (sejak 1970-an) — asinan Bogor paling termasyhur
- Laksa Bogor Pak Inin (Cihideung) — laksa kuah oncom tiga generasi
- Toge Goreng Ibu Hj. Omah (Jl. Sudirman) — toge goreng legendaris kota hujan
- Sate Maranggi Hj. Yetty (Cibungur, Purwakarta) — rumah makan maranggi terbesar dan tersohor di jalur timur
6. Sukabumi
- Alam: Geopark UNESCO Ciletuh–Palabuhanratu, Curug Cimarinjung, penangkaran penyu Pangumbahan–Ujung Genteng, jembatan gantung Situ Gunung
- Sejarah: —
- Seni–Budaya: Upacara Hari Nelayan Palabuhanratu
- Spiritual: Karang Hawu & kamar 308 Inna Samudra Beach (mitologi Nyai Roro Kidul)
- Kuliner: Mochi Sukabumi
- Restoran legendaris: Bubur Ayam Bunut, Mochi Lampion Kaswari
7. Cianjur
- Alam: Kebun Raya Cibodas, TN Gede–Pangrango (Curug Cibeureum, Surya Kencana)
- Sejarah: Situs megalitik Gunung Padang (terbesar di Asia Tenggara), Istana Cipanas
- Seni–Budaya: Mamaos tembang Cianjuran (tradisi ngaos–mamaos–maenpo)
- Spiritual: Gunung Padang (magnet peziarah spiritual)
- Kuliner: Beras Pandanwangi, tauco Cianjur, geco
- Restoran legendaris: Tauco Cap Meong (sejak 1880)
8. Bandung Raya
- Alam: Tangkuban Parahu, Kawah Putih & Ranca Upas Ciwidey, Situ Patenggang, Stone Garden Padalarang, Tebing Keraton
- Sejarah: Gedung Sate, Gedung Merdeka & Jalan Asia-Afrika (KAA 1955), Braga, Gua Belanda–Jepang, Observatorium Bosscha, Gua Pawon (prasejarah)
- Seni–Budaya: Saung Angklung Udjo, kampung wayang golek Jelekong (Giri Harja)
- Spiritual: Masjid Raya Al Jabbar
- Kuliner: Batagor, mie kocok, surabi, seblak, nasi timbel, peuyeum
- Warung Nasi Ma' Uneh (sejak 1919) — warung Sunda tertua Bandung
- Lotek Kalipah Apo 42 (sejak 1953) — lotek pecinan tiga generasi, Lotek, gado-gado dan makanan rumahan sejak puluhan tahun
- Yoghurt Cisangkuy (sejak 1970-an) — yoghurt taman Gedung Sate
- RM Ayam Goreng Brebes (Banceuy, sejak 1940-an) — ayam goreng tua kota
- Rasa Bakery & Cafe (eks Hazes, Tamblong) — es krim dan kue warisan Belanda
- Warung Kopi Purnama (Alkateri, sejak 1930) — roti srikaya dan kopi peranakan
- Mie Kocok Mang Dadeng (sejak 1958) — kaldu kikil paling dicari Bandung
- Batagor Riri (sejak 1970-an) — salah satu perintis batagor
- Sate Hadori (Stasiun Bandung, sejak 1940-an) — sate kambing legendaris
- Toko You — Rumah makan tua berinterior antik, menu Indonesia–Tionghoa.
- Braga Permai (eks Maison Bogerijen, sejak 1923) — restoran & patisserie Braga
- Sumber Hidangan / Het Snoephuis (Braga, sejak 1929) — toko roti kolonial yang seolah berhenti di masa lalu
- Rumah Makan Ampera (sejak 1963) — perintis warung nasi Sunda
- RM Ponyo (Cinunuk, sejak 1970-an) — dinasti masakan Sunda keluarga
- Warung Nasi Ibu Imas (Balonggede, sejak 1980-an) —
- Batagor Kingsley — kembaran legenda batagor Bandung
- Rumah Makan Cibiuk
- Dago Panyawangan
- Bonfire Roast & Grill, Jalan Riau — grilled meat dan suasana keluarga
- Bumi Aki Heritage — Sunda dan suasana
- Dapur Pandan Wangi — Sunda food
- Cafe Bali
9. Sumedang
- Alam: Waduk Jatigede, Gunung Tampomas
- Sejarah: Museum Prabu Geusan Ulun (mahkota Binokasih), Cadas Pangeran (jejak Daendels)
- Seni–Budaya: Kuda renggong, tarawangsa Rancakalong
- Spiritual: Makam Cut Nyak Dhien (Gunung Puyuh)
- Kuliner: Tahu Sumedang, ubi Cilembu
- Restoran legendaris: Tahu Bungkeng (1917, perintis tahu Sumedang)
10. Garut
- Alam: Gunung Papandayan (Tegal Alun), Talaga Bodas, Situ Bagendit, pantai Santolo, Cipanas Garut
- Sejarah: Candi Cangkuang (satu-satunya candi Hindu utuh di Jabar)
- Seni–Budaya: Kampung Pulo, ketangkasan domba Garut, batik Garutan
- Spiritual: Makam Godog (Prabu Kian Santang)
- Kuliner: Dodol Garut, baso aci, burayot, sambel Cibiuk
- Restoran legendaris: Dodol Picnic (sejak 1949)
11. Tasikmalaya
- Alam: Gunung Galunggung (kawah & 620 anak tangga)
- Sejarah: —
- Seni–Budaya: Kampung Naga, bordir Tasik, payung geulis & kelom geulis
- Spiritual: Pamijahan (makam & gua Syekh Abdul Muhyi), makam KH Zainal Mustafa Sukamanah
- Kuliner: Nasi tutug oncom, bakso Tasik
- Restoran legendaris: Mie Baso Laksana
12. Ciamis–Banjar–Pangandaran
- Alam: Pantai Pangandaran, Green Canyon (Cukang Taneuh), Batu Karas, Citumang
- Sejarah: Astana Gede Kawali & Karangkamulyan (jejak Kerajaan Galuh, legenda Ciung Wanara)
- Seni–Budaya: Ronggeng gunung
- Spiritual: Panjalu — Situ Lengkong & upacara Nyangku
- Kuliner: Galendo Ciamis, pindang gunung, jambal roti Pangandaran
13. Kuningan–Majalengka
- Alam: Gunung Ciremai (atap Jabar), terasering Panyaweuyan Argapura, Curug Muara Jaya, paralayang Gunung Panten
- Sejarah: Gedung Perundingan Linggarjati, Taman Purbakala Cipari
- Seni–Budaya: Cigugur — Paseban Tri Panca Tunggal & Seren Taun (Sunda Wiwitan)
- Spiritual: Komunitas Sunda Wiwitan Cigugur
- Kuliner: Tape ketan ember Kuningan, hucap, kecap Majalengka, jalakotek
14. Cirebon
- Alam: —
- Sejarah: Keraton Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan; Gua Sunyaragi
- Seni–Budaya: Batik Trusmi (megamendung), tari topeng Cirebon, lukisan kaca
- Spiritual: Astana Gunung Jati (Sunan Gunung Jati), makam Buyut Trusmi
- Kuliner: Empal gentong, nasi jamblang, tahu gejrot, docang, mie koclok
- Restoran legendaris: Nasi Jamblang Mang Dul, Empal Gentong Mang Darma, Empal Gentong H. Apud
15. Indramayu
- Alam: Pulau Biawak, mangrove Karangsong
- Sejarah: —
- Seni–Budaya: Topeng Indramayu (warisan Mimi Rasinah), sintren, tradisi ngarot
- Spiritual: —
- Kuliner: Mangga gedong gincu, pedesan entog, rumbah, nasi lengko
16. Subang–Purwakarta
- Alam: Ciater & kebun teh Subang, Waduk Jatiluhur, Gunung Parang (via ferrata tertinggi Indonesia)
- Sejarah: Rumah Sejarah Kalijati (kapitulasi Belanda–Jepang 1942)
- Seni–Budaya: Sisingaan Subang, Taman Air Mancur Sri Baduga Purwakarta
- Spiritual: —
- Kuliner: Nanas Subang, sate maranggi Plered, simping
- Restoran legendaris: Sate Maranggi Hj. Yetty Cibungur
17. Karawang–Bekasi
- Alam: Curug Cigentis (Sanggabuana)
- Sejarah: Situs percandian Batujaya (Candi Jiwa–Blandongan, tertua di Jawa), Rengasdengklok, Monumen Rawagede, Gedung Juang Tambun
- Seni–Budaya: Topeng banjet Karawang
- Spiritual: Makam Syekh Quro
- Kuliner: Pepes Walahar, gabus pucung Bekasi
JAWA TENGAH
18. Brebes–Tegal
- Alam: Kebun teh Kaligua & Telaga Ranjeng, pemandian air panas Guci, Waduk Malahayu
- Sejarah: Makam Amangkurat I Tegalarum
- Seni–Budaya: Tradisi moci & bahasa ngapak Tegalan, fenomena diaspora warteg
- Spiritual: —
- Kuliner: Telur asin Brebes, sate blengong, kupat glabed, sate Tegal, teh poci
19. Pemalang–Pekalongan
- Alam: Hutan hujan Petungkriyono (habitat owa jawa), Curug Bajing
- Sejarah: Museum Batik Pekalongan (Kota Kreatif UNESCO)
- Seni–Budaya: Kampung batik Kauman & Pesindon, syawalan lopis raksasa Krapyak
- Spiritual: Majelis Kanzus Sholawat Habib Luthfi bin Yahya
- Kuliner: Soto tauto, sego megono, grombyang Pemalang, pindang tetel
- Restoran legendaris: Nasi Grombyang H. Warso (Pemalang)
20. Batang–Kendal
- Alam: Kebun teh Pagilaran, Curug Sewu Kendal
- Sejarah: Prasasti Sojomerto (jejak awal wangsa Syailendra)
- Seni–Budaya: —
- Spiritual: Kaliwungu — kota santri, makam Kiai Asy'ari
- Kuliner: Lontong lemprak Batang, sate bumbon Kendal
21. Semarang Raya (Kota, Kab. Semarang, Salatiga)
- Alam: Rawa Pening, Umbul Sidomukti & Gunung Ungaran, Kopeng
- Sejarah: Kota Lama Semarang, Lawang Sewu, kompleks Candi Gedong Songo, Museum Kereta Api Ambarawa & Benteng Willem I
- Seni–Budaya: Pecinan Semarang (Pasar Semawis), dugderan & warak ngendog
- Spiritual: Sam Poo Kong, Masjid Agung Jawa Tengah, Gereja Blenduk, Gua Maria Kerep Ambarawa
- Kuliner: Lumpia, tahu gimbal, bandeng presto, soto Semarang, wingko babad; enting-enting gepuk Salatiga
- Restoran legendaris: Lumpia Gang Lombok, Toko Oen Semarang (1936), Soto Bangkong (1950), Bandeng Juwana Elrina, Sate Sapi Suruh (Salatiga)
22. Demak–Kudus–Jepara
- Alam: Karimunjawa, Pantai Bandengan
- Sejarah: Masjid Agung Demak, Masjid Menara Kudus, Masjid Mantingan, Museum RA Kartini Jepara
- Seni–Budaya: Seni ukir Jepara, tradisi Dandangan Kudus
- Spiritual: Makam Sunan Kalijaga (Kadilangu), Sunan Kudus, Sunan Muria (Colo), Ratu Kalinyamat, makam apung Mbah Mudzakir
- Kuliner: Soto Kudus, sate kerbau, lentog Tanjung, jenang Kudus, pindang serani & horog-horog Jepara
- Restoran legendaris: Soto Bu Jatmi, Soto Kerbau Pak Denuh, Jenang Mubarok (1910)
23. Pati–Rembang–Blora
- Alam: Pantai Karangjahe, hutan jati Blora
- Sejarah: Lasem — "Tiongkok Kecil" (rumah candu, kota pusaka), Museum RA Kartini Rembang
- Seni–Budaya: Batik tiga negeri Lasem, komunitas Sedulur Sikep/Samin (Blora), barongan Blora
- Spiritual: Makam RA Kartini (Bulu), makam Syekh Jangkung/Saridin (Kayen), Kelenteng Cu An Kiong Lasem
- Kuliner: Nasi gandul Pati, bandeng Juwana, lontong tuyuhan, sate srepeh Rembang, sate ayam Blora
- Restoran legendaris: Nasi Gandul Pak Meled (Pati)
24. Grobogan
- Alam: Bledug Kuwu (letupan lumpur garam), Api Abadi Mrapen
- Sejarah: Mrapen (sumber api obor nasional)
- Seni–Budaya: —
- Spiritual: Makam Ki Ageng Selo, makam Ki Ageng Tarub
- Kuliner: Swike Purwodadi, nasi becek
25. Banyumas–Cilacap
- Alam: Baturraden (lereng Slamet), Curug Cipendok, Segara Anakan & Kampung Laut, Teluk Penyu
- Sejarah: Benteng Pendem Cilacap, Museum BRI Purwokerto (bank rakyat pertama)
- Seni–Budaya: Ebeg & lengger Banyumasan, budaya panginyongan/ngapak
- Spiritual: Gunung Srandil & Gunung Selok (laku kejawen pantai selatan)
- Kuliner: Mendoan, sroto Sokaraja, getuk goreng, brekecek Cilacap
- Restoran legendaris: Getuk Goreng Asli H. Tohirin (1918), Soto Sutri Sokaraja
26. Purbalingga–Banjarnegara
- Alam: Gua Lawa, arung jeram Sungai Serayu
- Sejarah: Museum Jenderal Soedirman (tanah kelahiran)
- Seni–Budaya: Sentra industri rambut/bulu mata palsu Purbalingga (fenomena kehidupan unik)
- Spiritual: —
- Kuliner: Dawet ayu Banjarnegara, buntil
27. Wonosobo–Temanggung (Dieng)
- Alam: Dataran tinggi Dieng (Sikunir, Telaga Warna, Kawah Sikidang), Gunung Prau, Sindoro–Sumbing, Posong
- Sejarah: Kompleks Candi Arjuna (candi Hindu tertua di Jawa), situs Liyangan (kota Mataram Kuno terkubur lahar)
- Seni–Budaya: Ruwatan rambut gimbal & Dieng Culture Festival, lengger Wonosobo
- Spiritual: Gua Semar–Gua Sumur–Gua Jaran, Tuk Bima Lukar, Umbul Jumprit (air suci Waisak)
- Kuliner: Mie ongklok, carica, tempe kemul, purwaceng, kopi & tembakau Temanggung
- Restoran legendaris: Mie Ongklok Longkrang (Wonosobo)
28. Kebumen–Purworejo
- Alam: Pantai Menganti, Gua Jatijajar & Gua Petruk, geopark Karangsambung (batuan tertua Jawa)
- Sejarah: Benteng Van der Wijck Gombong, bedug Pendowo Purworejo (terbesar di dunia)
- Seni–Budaya: Tari dolalak Purworejo
- Spiritual: —
- Kuliner: Sate ambal, nasi penggel, lanting; dawet ireng & clorot Purworejo
- Restoran legendaris: Sate Ambal Pak Kasman
29. Magelang Raya
- Alam: Nepal van Java (Butuh, Kaliangkrik), Punthuk Setumbu, Ketep Pass, Gunung Andong
- Sejarah: Borobudur, Mendut, Pawon, Candi Selogriyo
- Seni–Budaya: Festival Lima Gunung (komunitas seni lereng Merapi–Merbabu)
- Spiritual: Prosesi Waisak Mendut–Borobudur, Gunung Tidar ("paku tanah Jawa"), makam Gunungpring Muntilan
- Kuliner: Kupat tahu Magelang, getuk trio, sop senerek, mangut beong
- Restoran legendaris: Kupat Tahu Pojok, Sop Senerek Bu Atmo
30. Boyolali–Klaten
- Alam: Umbul Ponggok & mata air Klaten, Selo (gerbang pendakian Merapi–Merbabu)
- Sejarah: Candi Plaosan, Candi Sewu, Candi Sojiwan, Pengging
- Seni–Budaya: Tenun lurik Pedan, payung tradisional Juwiring, gerabah Bayat
- Spiritual: Makam Sunan Pandanaran Bayat, padusan Umbul Pengging
- Kuliner: Soto seger Boyolali, susu Boyolali, sop ayam Pak Min Klaten
- Restoran legendaris: Soto Mbok Giyem (Boyolali), Sop Ayam Pak Min (Klaten)
31. Surakarta–Sukoharjo
- Alam: —
- Sejarah: Keraton Kasunanan, Pura Mangkunegaran, Museum Radya Pustaka, Pasar Gede, Kampung Laweyan
- Seni–Budaya: Batik Laweyan & Kauman, Sekaten, Wayang Orang Sriwedari, keroncong, Solo International Performing Arts
- Spiritual: Masjid Agung Surakarta, makam Ki Ageng Henis Laweyan
- Kuliner: Nasi liwet, serabi Notosuman, timlo, selat Solo, sate buntel, tengkleng
- Restoran legendaris: Nasi Liwet Wongso Lemu (1950), Serabi Notosuman (1923), Timlo Sastro (1952), Tengkleng Bu Edi Pasar Klewer, Sate Buntel H. Bejo, Soto Gading
32. Karanganyar–Sragen
- Alam: Tawangmangu (Grojogan Sewu), kebun teh Kemuning, jalur Lawu Cemoro Kandang
- Sejarah: Sangiran (situs manusia purba, Warisan Dunia UNESCO), Candi Sukuh & Ceto
- Seni–Budaya: —
- Spiritual: Astana Mangadeg & Giribangun, Candi Ceto–Sukuh (Hindu aktif), Gunung Kemukus, makam Joko Tingkir (Butuh), Pringgondani
- Kuliner: Sate kelinci Tawangmangu, grubi
33. Wonogiri
- Alam: Waduk Gajah Mungkur, Pantai Nampu, Museum Karst Indonesia (Gunung Sewu)
- Sejarah: Petilasan Nglaroh (awal perjuangan Raden Mas Said/Mangkunegara I)
- Seni–Budaya: Kampung wayang Kepuhsari Manyaran (tatah sungging)
- Spiritual: Kahyangan Dlepih (petilasan Panembahan Senopati)
- Kuliner: Bakso Wonogiri, nasi tiwul, kacang mete
- Restoran legendaris: Bakso Titoti
DI YOGYAKARTA
34. Yogyakarta–Sleman
- Alam: Kaliurang & lava tour Merapi, Tebing Breksi
- Sejarah: Keraton Yogyakarta, Taman Sari, Malioboro & Titik Nol, Prambanan, Ratu Boko, Kotagede, Benteng Vredeburg, Museum Sonobudoyo
- Seni–Budaya: Sekaten & Garebeg, wayang kulit gaya keraton, Ramayana Ballet Prambanan
- Spiritual: Masjid Gedhe Kauman, makam Kotagede, Tawur Agung Prambanan, tradisi labuhan Merapi
- Kuliner: Gudeg, bakpia Pathok, angkringan & kopi joss, oseng mercon
- Restoran legendaris: Gudeg Yu Djum, Gudeg Pawon, Soto Kadipiro (1921), Bakmi Kadin, Ayam Goreng Mbok Berek Kalasan
35. Bantul–Kulon Progo
- Alam: Parangtritis & gumuk pasir barchan (satu-satunya di Asia Tenggara), hutan pinus Mangunan, perbukitan Menoreh, Kalibiru & Waduk Sermo, Pantai Glagah
- Sejarah: Pajimatan Imogiri, situs Kerto–Pleret (ibu kota awal Mataram Islam)
- Seni–Budaya: Gerabah Kasongan, batik tulis Giriloyo, kerajinan kulit Manding
- Spiritual: Cepuri Parangkusumo & labuhan, Gua Langse, Sendangsono, Gereja Ganjuran
- Kuliner: Sate klathak Pak Pong, mangut lele Mbah Marto, geplak; geblek & kopi Menoreh Kulon Progo
- Restoran legendaris: Sate Klathak Pak Pong & Pak Bari (Pleret), Mangut Lele Mbah Marto, Geplak Mbok Tumpuk
36. Gunungkidul
- Alam: Pantai karst (Indrayanti, Timang, Siung, Jogan, Wediombo), Gua Jomblang ("cahaya surga"), Kalisuci, Gunung Api Purba Nglanggeran, Air Terjun Sri Gethuk
- Sejarah: Situs megalitik Sokoliman
- Seni–Budaya: Tradisi rasulan (bersih desa)
- Spiritual: Pantai Ngobaran (pura, mushala, dan altar kejawen berdampingan), sedekah laut Baron
- Kuliner: Tiwul & gatot Yu Tum, walang goreng, seafood pantai selatan
- Restoran legendaris: Tiwul Ayu Mbok Tum (Yu Tum)
JAWA TIMUR
37. Pacitan
- Alam: Gua Gong, Pantai Klayar (seruling samudra), Watu Karung, Sungai Maron
- Sejarah: Song Terus & kawasan prasejarah Gunung Sewu (UNESCO Global Geopark)
- Seni–Budaya: Wayang beber Pacitan (tradisi wayang tertua yang tersisa)
- Spiritual: —
- Kuliner: Nasi tiwul, tahu tuna
38. Ponorogo–Magetan
- Alam: Telaga Sarangan, Telaga Ngebel
- Sejarah: Masjid Tegalsari (pesantren tertua di Jawa, Kiai Ageng Besari)
- Seni–Budaya: Reog Ponorogo & Grebeg Suro, kerajinan kulit Magetan
- Spiritual: Makam & Masjid Tegalsari
- Kuliner: Sate ayam Ponorogo, dawet jabung
- Restoran legendaris: Sate Ayam H. Tukri Sobikun (Ngepos)
39. Madiun–Ngawi
- Alam: Air terjun Srambang (lereng utara Lawu)
- Sejarah: Benteng Van den Bosch ("Benteng Pendem" Ngawi), Museum Trinil (situs Pithecanthropus erectus), Monumen Kresek
- Seni–Budaya: Madiun "Kampung Pesilat" (tanah kelahiran perguruan Setia Hati)
- Spiritual: Alas Ketonggo Srigati (ramai malam 1 Suro)
- Kuliner: Pecel Madiun, brem, nasi lethok Ngawi
- Restoran legendaris: Pecel Yu Gembrot (Madiun)
40. Bojonegoro–Tuban
- Alam: Api abadi Kayangan Api, Teksas Wonocolo (tambang minyak tradisional), Gua Akbar
- Sejarah: Tuban kota pelabuhan kuno (Museum Kambang Putih), warisan migas Wonocolo
- Seni–Budaya: Batik gedog Tuban (tenun)
- Spiritual: Makam Sunan Bonang, Kelenteng Kwan Sing Bio, makam Syekh Ibrahim Asmoroqondi
- Kuliner: Legen & buah siwalan, kare rajungan Tuban, ledre Bojonegoro
41. Lamongan–Gresik
- Alam: Pulau Bawean (Danau Kastoba, rusa bawean endemik)
- Sejarah: Kota tua Gresik (Kampung Kemasan), Masjid Sendang Duwur
- Seni–Budaya: Damar kurung Gresik
- Spiritual: Makam Sunan Giri, Maulana Malik Ibrahim, Sunan Drajat, Sunan Sendang Duwur
- Kuliner: Soto Lamongan, nasi boranan, wingko Babat; nasi krawu, pudak, otak-otak bandeng Gresik
- Restoran legendaris: Nasi Krawu Buk Tiban (Gresik), Wingko Loe Lan Ing (Babat)
42. Surabaya–Sidoarjo
- Alam: Mangrove Wonorejo
- Sejarah: Tugu Pahlawan & Museum 10 November, Hotel Majapahit, House of Sampoerna, kota tua Jembatan Merah, Monkasel; Candi Pari & monumen lumpur Lapindo (Sidoarjo)
- Seni–Budaya: Ludruk, kawasan Arab Ampel
- Spiritual: Makam & Masjid Sunan Ampel, Masjid Al Akbar, Kelenteng Sanggar Agung Kenjeran
- Kuliner: Rawon, rujak cingur, lontong balap, sate klopo, semanggi; lontong kupang & bandeng asap Sidoarjo
- Restoran legendaris: Rawon Setan Embong Malang, Rujak Cingur Ahmad Jais, Sate Klopo Ondomohen Bu Asih, Zangrandi (1930), Lontong Balap Pak Gendut
43. Mojokerto–Jombang
- Alam: Pacet–Trawas, Gunung Penanggungan (Pawitra, gunung suci berjubel candi)
- Sejarah: Trowulan — ibu kota Majapahit (Candi Tikus, Bajang Ratu, Brahu, Kolam Segaran, Museum Majapahit)
- Seni–Budaya: Bantengan
- Spiritual: Makam Troloyo (Syekh Jumadil Kubro), makam Gus Dur & kompleks Tebuireng, Tambakberas
- Kuliner: Onde-onde Bo Liem, sambel wader Trowulan, nasi kikil Jombang
- Restoran legendaris: Onde-Onde Bo Liem (1929)
44. Kediri–Nganjuk
- Alam: Gunung Kelud, Air Terjun Sedudo (Nganjuk), Gua Selomangleng
- Sejarah: Jejak Kadiri kuno (Candi Surowono & Tegowangi, Museum Airlangga), Monumen Simpang Lima Gumul
- Seni–Budaya: Jaranan Kediri
- Spiritual: Petilasan Sri Aji Joyoboyo (Pamenang), Gereja & Gua Maria Puhsarang, makam Gus Miek
- Kuliner: Tahu takwa, gethuk pisang, pecel tumpang; nasi becek Nganjuk
- Restoran legendaris: Tahu POO (1912), Soto Kediri Bok Ijo Tamanan
45. Blitar–Tulungagung–Trenggalek
- Alam: Pantai Kedung Tumpang (kolam alami tebing), Pasir Putih Karanggongso, Gua Lowo (gua terbesar se-Asia Tenggara)
- Sejarah: Candi Penataran (kompleks candi terbesar Jatim), Istana Gebang, Monumen PETA Supriyadi; Candi Gayatri Boyolangu
- Seni–Budaya: Sentra marmer Besole Tulungagung, tradisi nyethe (melukis rokok dengan ampas kopi), jaranan sentherewe
- Spiritual: Makam Bung Karno (ziarah nasionalis terbesar), ritual di Penataran
- Kuliner: Pecel Blitar, wajik kletik; ayam lodho & kopi cethe Tulungagung; sego gegog Trenggalek
- Restoran legendaris: Pecel Mbok Bari (Blitar, 1952), Ayam Lodho Pak Yusuf (Tulungagung)
46. Malang Raya
- Alam: Semeru & Ranu Kumbolo, pantai selatan (Balekambang, Tiga Warna), Coban Rondo, Paralayang Batu
- Sejarah: Candi Singosari & arca Dwarapala, Candi Jago & Kidal, kawasan kolonial Ijen Boulevard–Kayutangan
- Seni–Budaya: Topeng Malangan Kedungmonggo, Kampung Warna-Warni Jodipan
- Spiritual: Pesarean Gunung Kawi (simpul sinkretisme Jawa–Tionghoa), Masjid Tiban Turen
- Kuliner: Bakso Malang, cwie mie, orem-orem, apel & Pos Ketan Legenda Batu, Toko Oen
- Restoran legendaris: Toko Oen Malang (1930), Depot Hok Lay (1946), Bakso President (1977), Pos Ketan Legenda 1967 (Batu)
47. Pasuruan–Probolinggo (Bromo)
- Alam: Bromo (Penanjakan, lautan pasir), Air Terjun Madakaripura, Kebun Raya Purwodadi, Ranu Grati
- Sejarah: Candi Jawi, kota lama Pasuruan
- Seni–Budaya: Masyarakat Tengger — Yadnya Kasada & Karo
- Spiritual: Pura Luhur Poten Bromo, makam KH Abdul Hamid Pasuruan
- Kuliner: Rawon Nguling, bipang Jangkar; anggur & mangga Probolinggo
- Restoran legendaris: Rawon Nguling (1942), Bipang Jangkar
48. Lumajang
- Alam: Tumpak Sewu, B29 Argosari ("negeri di atas awan"), Goa Tetes, Kapas Biru
- Sejarah: Situs Biting (kotaraja Lamajang)
- Seni–Budaya: Jaran kencak
- Spiritual: Pura Mandara Giri Semeru Agung (pura "induk" umat Hindu Jawa)
- Kuliner: Pisang agung Semeru & olahannya
49. Jember–Bondowoso
- Alam: Pantai Papuma, Teluk Love, Kawah Wurung
- Sejarah: Kawasan megalitik Bondowoso (sarkofagus, batu kenong)
- Seni–Budaya: Jember Fashion Carnaval, budaya Pandhalungan
- Spiritual: Makam Habib Sholeh Tanggul
- Kuliner: Suwar-suwir & prol tape Jember; tape Bondowoso, kopi arabika Ijen–Raung
50. Situbondo
- Alam: TN Baluran ("Africa van Java"), Pantai Pasir Putih
- Sejarah: Panarukan (titik akhir Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan)
- Seni–Budaya: Tradisi ojhung
- Spiritual: Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo (makam KHR Syamsul Arifin)
- Kuliner: Nasi sodu
51. Banyuwangi
- Alam: Kawah Ijen (blue fire), Alas Purwo & G-Land Plengkung, Sukamade (penyu, Meru Betiri), Teluk Ijo, Pulau Merah, De Djawatan
- Sejarah: Jejak Kerajaan Blambangan (situs Macan Putih)
- Seni–Budaya: Suku Osing Kemiren (Barong Ider Bumi, Tumpeng Sewu), Gandrung Sewu, ritual Seblang
- Spiritual: Alas Purwo (Gua Istana, Pura Giri Seloka), petik laut Muncar
- Kuliner: Sego tempong, rujak soto, pecel rawon, kopai Osing Kemiren
- Restoran legendaris: Sego Tempong Mbok Wah
52. Bangkalan–Sampang (Madura Barat)
- Alam: Bukit kapur Arosbaya & Jaddih, Air Terjun Toroan (jatuh langsung ke laut)
- Sejarah: Situs Madegan (makam Ratu Ebu, ratu-ratu Madura)
- Seni–Budaya: Karapan sapi
- Spiritual: Makam Syaikhona Kholil Bangkalan, Aermata Ebu Arosbaya
- Kuliner: Bebek Sinjay, nasi serpang
- Restoran legendaris: Bebek Sinjay (Bangkalan), Bebek Songkem Pak Salim (Sampang)
53. Pamekasan–Sumenep (Madura Timur)
- Alam: Api Tak Kunjung Padam (Larangan Tokol), Gili Labak, Gili Iyang (kadar oksigen terbaik dunia), Pantai Lombang (cemara udang)
- Sejarah: Keraton Sumenep (satu-satunya keraton Madura yang utuh), Masjid Jamik Sumenep
- Seni–Budaya: Batik Klampar Pamekasan, final karapan sapi Piala Presiden, musik saronen, sapi sonok
- Spiritual: Asta Tinggi, Pasarean Batu Ampar, makam Sayyid Yusuf Talango
- Kuliner: Sate lalat Pamekasan, kaldu kokot; campor Sumenep